Linus Airways, Lorena Airlines, dan Seulawah Airlines telah mendapat “restu” dari pemerintah untuk berbisnis di dunia penerbangan Indonesia, dengan mengantoi ijin SIUP penerbangan sejak 25 Januari 2005, tetapi mengapa sampai saat ini mereka belum juga mendapatkan Air Operating Certificate (AOC) yah ? Sampai-sampai di beritakan oleh detik.com jika ijin SIUP nya akan dicabut jika sampai akhir Juli 2007 ini belum juga memperoleh AOC. Bagaimana mau mendapatkan AOC jika sampai saat ini pesawat yang mau digunakan belum ada ?
Sulit yah cari pesawat ? Di itung-itung, di itung-itung nggak masuk BEP yah ? Apa budget yang dibuat saat itung-itung dulu pake “pesawat bekas” ? Atau sewa “pesawat rusak” ? Sampai-sampai susah cari pesawat, banyak kok yang jualan pesawat, mungkin budgetnya nggak cukup kali ?
Yah mungkin memang seharusnya begitu, yang tidak kompeten di bisnis penerbangan yah jangan dikasih ijin (SIUP) penerbangan dong ! Dari pada makan korban gara-gara perusahaan penerbangan nggak punya anggaran untuk beli pesawat laik terbang dan untuk biaya perawatannya, yah lebih baik tidak usah diberi ijin.
Anehnya kok bisa-bisanya pemerintah mengeluarkan ijin tetapi nggak tau apakah perusahaan tersebut mampu atau tidak beli atau sewa pesawat laik terbang. Jangan sampailah para penumpang yang tidak berdosa menjadi korban dari kecelakaan penerbangan yang sering terjadi di Indonesia ini.















Tidak Kompak Antara Dirjen Perhubungan Udara & PresDir Lorena Airways
Juni 5, 2007Terkadang jika situasi sudah mendesak kekompakan antar pemain susah untuk dipertahankan, hal ini terlihat dari kepanikan Lorena Airlines sebagai “Perusahaan” dalam menghadapi tuntutan dari pemerintah untuk secepatnya melakukan pengadaan pesawat (berita dapat dilihat di “Beli atau Sewa Pesawat Laik Terbang Mahal yah ???”) dengan Dirjen Perhubungan Udara.
Seperti diberikan oleh detik.com dibawah ini,
PresDir Lorena Airlines bilang kalau AOC (Aircraft Operation Certificate) sudah mereka pegang, sedangkan Dirjen Perhubungan Udara bilang kalo AOC Lorena Airlines belum keluar.
Kalau pun sudah keluar yah seharusnya PresDir Lorena Airlines nggak usah bilang kalo AOC nya sudah keluar, kan jadi lucu dimata publik. Lah wong pesawatnya belum ada apa yang mau diperiksa untuk AOC, jika sudah ada masa sih secepat itu dilakukan pemeriksaan, jika benar pemeriksaan dilakukan dengan terburu-buru oleh Dirjen Perhubungan, wah jangan-jangan pesawat yang dibeli oleh Lorena tidak diperiksa dengan cermat.
Saya hanya berharap jangan sampai ada kecelakaan pesawat terbang lagi di Indonesia mulai dari sekarang, tolong para pemengang control kelaikan pesawat yakni dephub melakukan pekerjaannya dengan benar dan teliti, jangan sampai merugikan masyarakat Indonesia.
Ditulis dalam Airlines Business, News Comment | 5 Komentar »