
Beberapa hari lalu saya mendapatkan sebuah ilmu yang cukup penting dalam karir saya sebagai sales. Ilmu ini saya dapatkan dari seorang senior Account Manager dari sebuah perusahaan jasa. Saat itu saya sempat terlibat pembicaraan mengenai cara berjualan secara effektif. Ada beberapa masukkan dari teman-teman saya, dimana teknik berjualan atau gaya berjualan setiap orang berbeda-beda, tidak ada teori khusus yang dapat menggaransi teknik atau gaya tertentu pasti sukses dalam menjual.
Kesuksesan seseorang dalam menjual tergantung dari pengalaman masing-masing individu, yang mana semakin lama seseorang berkutat dalam dunia sales maka makin hebat mereka untuk berjualan. Tetapi tentunya masing-masing individu memiliki kecepatan sendiri dalam mempelajari pengalaman-pengalaman salesnya.
Ada ilmu yang penting yang saya tangkap dalam perbincangan saya dengan teman saya (Senior AM), dia mengatakan jika “Semakin banyak seorang sales bertemu dengan orang, maka semakin banyak pula ia mendapatkan cara untuk menjual”. Setelah saya fahami maksud dari kata-kata tersebut maka saya dapat menyimpulkan jika ingin menjadi seorang sales yang hebat maka dibutuhkan banyak komunikasi dengan berbagai macam orang. Teknik atau gaya menjual kepada setiap orang atau perusahaan berbeda-beda, namun tentunya dapat dibagi menjadi beberapa cara dalam menjual. Jika kita pernah menjual sesuatu kepada orang yang memiliki sifat yang tidak mau kalah, maka suatu saat jika kita bertemu dengan orang yang mempunyai sifat tersebut kita pasti dapat mengatasinya, karena kita mempunyai pengalaman dalam menjual sesuatu kepada orang yang mempunyai sifat tersebut.
Gaya menjual kepada organisasi atau perusahaan pemerintah tentu berbeda caranya dengan cara kita berjualan kepada organisasi atau perusahaan swasta, tentunya beda juga cara berjualan kepada perusahaan yang mempunyai culture Jepang dengan perusahaan yang mempunyai culture US ataupun eropa.
Gaya berjualan dengan perusahaan pemerintah biasanya lebih kepada pendekatan secara personal, sedangakan gaya berjualan dengan perusahaan swasta biasanya lebih kepada pendekatan secara profesional.
Dari beberapa contoh diatas maka ilmu “Semakin banyak seorang sales bertemu dengan orang, maka semakin banyak pula ia mendapatkan cara untuk menjual” itu saya sangat setuju sekali. Jadi jika anda ingin menjadi seorang sales yang hebat maka sering-seringlah anda bertemu dengan berbagai macam karakter orang, sehingga kita tahu bagaimana menghadapi karakter-karakter orang tersebut. Semoga ilmu tersebut dapat bermanfaat. Happy selling.

















Kill The Competitor or Control The Competitor
Januari 2, 2009Tapi tentunya siapa sih yang ingin mempunyai saingan dalam melakukan sebuah bisnis atau usaha ? Jika kita perlu pasti kita akan berusaha untuk mematikan produk competitor kita, baik itu dari sisi persaingan harga (price), persaingan tempat usaha (location), persaingan dalam beriklan (advertising), ataupun persaingan dari sisi kualitas barang atau layanan (product and service). Hal ini dapat kita lihat dari persaingan antara beberapa perusahaan operator telekomunikasi saat ini. Dan hasilnya beberapa operator sudah mulai sekarat, dan sebentar lagi akan mati. Kill the competitor kata mereka.
Tapi ada beberapa perusahaan yang tidak membunuh competitor yang ada, mereka malah mengontrol competitor meraka. Salah satu caranya adalah dengan membeli perusahaan yang mereka rasa jadi competitor mereka, atau dengan cara melakukan sharing project dibeberapa client, atau juga dengan merger menjadi sebuah perusahaan yang kuat.
Saat ini perusahaan yang kuat secara modal, baik itu modal secara materi, relationship, knowledge, etc yang akan menang dalam persaingan. Kompetitor pasti akan mati, dibeli secara kepemilikan atau mati sekarat, karena tidak mampu bersaing.
Siapa yang kuat untuk berkompetisi dengan TELKOM, GARUDA, PERTAMINA, BCA atau BLUEBIRD…? Mereka sekarang pasti siap mengincar perusahaan kompetitor yang sudah sekarat….
Cara baru dalam persaingan bisnis…. CONTROL THE COMPETITOR AND AFTER THAT CONTROL THEM OR MAYBE KILL THEM….
Ditulis dalam Business Review, Enterpreneurship, Knowledge, Marketing Review, Marketing Tools, Mind Share, News Comment, Sales, Telecommunication Business | 4 Komentar »