//
you're reading...
Business Review, National Company Business

Hancurnya Bisnis PT. Pos Indonesia

logoptpos.jpg

Memang sangat di sayangkan sekali jika kita harus melihat bisnis PT. Pos Indonesia berada diambang kehancuran, dimana kita ketahui kira-kira 10 tahun yang lalu PT. Pos Indonesia merupakan salah satu perusahaan publik penting di negeri ini sebagai salah satu perusahaan yang menjadi perantara masyarakat dalam berkomunikasi antara seseorang di sebuah lokasi kepada seseorang di lokasi yang lain.

Anda tentu ingat waktu beberapa tahun lalu dimana pada saat hari raya keagamaan pengiriman kartu ucapan baik itu secara organisasi atau personal sangat booming. Tentu anda ingat juga dimana pada beberapa tahun lalu dimana pak pos selalu ditunggu-tunggu oleh keluarga dimana surat merupakan salah satu alat komunikasi yang cukup murah.

Pada saat ini komunikasi sudah bergeser dari surat menyurat menjadi telekomunikasi digital, dimana fungsi surat sudah banyak tergantikan dengan menggunakan teknologi internet seperti email atau teknologi telekomunikasi seperti sms. Dimana biaya internet dan telekomunikasi semakin lama semakin murah. Hanya dengan Rp. 50 anda sudah dapat mengirim sms ke kerabat atau relasi anda ke dan dimana saja.

Bisnis yang dilakukan oleh PT. Pos adalah pengiriman surat, pengiriman wesel, pngiriman benda pos, dan sebagai perpanjangan tangan dari bank. Pada saat ini komunikasi yang bersifat pribadi lebih banyak menggunakan email atau sms, pengiriman wesel saat ini sudah mulai bergeser menjadi transfer antar bank. Sangat disayangkan PT. Pos Indonesia terlambat mengantisipasi perkembangan teknologi informasi ini. Jika dalam 5 tahun kedepan PT. Pos tidak mengambil langkah diferensiasi bisnisnya maka dapat diyakinkan perusahaan ini akan menuju ambang kehancuran.

Hal ini dapat dilihat dari:

  1. Mulai berkurangnya masyarakat yang menggunakan jasa PT. Pos.
  2. Semakin murahnya kompetitor secara tidak langsung PT. Pos, seperti ISP (Internet Service Provider) dan Operator Telekomunikasi (GSM atau CDMA).
  3. Tingginya biaya operasional PT. Pos, dimana seperti yang kita ketahui PT. Pos memiliki kantor cabang yang berada di setiap kabupaten dan kecamatan.
  4. Tidak adanya diferensiasi bisnis yang dilakukan oleh PT. Pos.
  5. Resiko pengiriman surat memakan proses dan waktu yang cukup lama dibandingkan dengan penggunaan SMS atau email.

Ada beberapa usulan langkah-langkah binis dan diferensiasi bisnis yang mungkin dapat dijadikan bahan pertimbangan PT. Pos untuk dijadikan core bisnis mereka dikemudian waktu nanti.

  1. Membangun kembali Image Perusahaan secara keseluruhan dan total, hal ini untuk menghilangkan persepsi masyarakat akan hal-hal negatif yang menempel pada PT. Pos.
  2. Intenet keliling (dengan menggunakan mobil).
  3. Membangun fasilitas Deposit Box bagi masyarakat diluar kota besar di Indonesia.
  4. Membangun bisnis dengan menggunakan Information and Communication Technolgy (ICT).
  5. Pengiriman benda hidup, seperti binatang piaraan atau tumbuhan.
  6. Melakukan persaingan dengan kompetitor PT. Pos Indonesia, secara harga, kualitas, dan pelayanannya.
  7. Pengiriman dan percetakan foto on-line. (Akan saya jabarkan di lain waktu di Business Idea).

Mungkin sedikit paparan diatas dapat sedikit membantu PT. Pos Indonesia untuk melakukan langkah-langkah perubahan arah bisnisnya sehingga terhindar dari kehancuran.

About chandil

Just an ordinary person who want to conquer the world

Diskusi

54 thoughts on “Hancurnya Bisnis PT. Pos Indonesia

  1. Anda pingin tau lebih lengkap PT POS INDONESIA..?

    Silahkan klick
    1. http://www.posindonesia.co.id
    2. http://www.wasantara.net >>>>Provider Internet
    3. http://www.warmasif.co.id >>>>> Layanan Warnet terbesar
    4. http://www.plasapos.com >>>>> Belanja Internet
    5. http://www.express.posindonesia.co.id >>>>>kiriman surat
    6. http://www.ems.posindonesia.co.id >>>>> kiriman luarnegeri
    7. http://www.logisticspos.co.id >>>>> Logistik
    8. http://www.fun-easy.com >>>>> Dunia Filateli
    9. http://www.poltekpos.ac.id >>>>> Politeknik & Ristek
    10. http://www.admail.posindonesia.co.id >>>> Kiriman Korporat

    Posted by GOEN ASGAR | Juli 25, 2007, 9:28 am
  2. Mas, aku lagi mau nulis soal bisnis PT Pos. tulisan Mas di blog ini boleh aku baca2 sebagai bahan referensi ya..Maacih

    Posted by feby | Agustus 13, 2007, 5:56 am
  3. Saya setuju dengan komentar mas ihsan. PT Pos Indonesia memang di satu sisi mengalami “ketinggalan strategi bisnis” dalam hal pengiriman surat-menyurat yang telah tergantikan teknologi digital. Namun, nyatanya masih juga PT Pos dibutuhkan oleh banyak orang (pensiunan) maupun masyarakat luas untuk pengiriman surat melalui pos untuk berbagai kepentingan, dari untuk lamaran pekerjaan, surat-menyurat perusahaan, pengiriman invoice dari perusahaan telekomunikasi, dan masih banyak jasa lain. Selain itu, di daerah saya yang hanya di tingkat kecamatan saja aktivitas kantor pos cukup sibuk. Karena selain mengurusi layanan surat-menyurat, juga melayani pembayaran tagihan telepon pasca bayar, jasa perbankan online (kerjasama dengan perbankan-contoh Bank Muamallat Indonesia), dan pembayaran kredit dari berbagai instansi perkreditan. Ini sangat membantu masyarakat umum karena saya sendiri merasakan kemudahan dan pelayanan yang cepat dengan adanya upaya diferensiasi produk jasa yang ditawarkan tersebut. Daripada membayar tagihan telpon pasca bayar di Galeri Telekomunikasi yang bersangkutan, dan mengisi rekening tabungan, saya lebih memilih untuk membayarkannya melalui kantor pos terdekat, karena selain cepat (karena tidak banyak antrian di luar hari2 sibuk), juga tanpa biaya (jika pembayaran dengan fasilitas credit/debit card seringkali terkena pajak/berbiaya). That’s all.. Intinya, PT. Pos Indonesia masih terasa eksistensinya kok!🙂

    Posted by Annisa | Agustus 20, 2007, 9:21 am
  4. mas, aku lagi butuh informasi tentang kebikjaksanaan promosi pemasaran layanan jasa pada \PT.Pos pada masa sekarang ini di tengah ketatnya persaingan pelayanan jasa seperti TIKI dsbnya. trims sebelumnya mas

    Posted by nur bety hasnah | November 11, 2007, 1:44 pm
  5. Mas sekarang web PT PI tidak jalan/ tidak diperpanjang. Kenapa ya?? Tidak ada uang buat bayar?? Masa sih??

    Posted by Nyoto | November 13, 2007, 12:09 am
  6. http://www.posindonesia.co.id ((bangkrut??)) tidak diperpanjang nama domainnya, emang………

    Posted by Nyoto | November 13, 2007, 12:11 am
  7. sebenarnya pengantar pos seperti saya dan rekan rekan pengantar pos lainya sudah bekerja semaksimal mungkin di lapangan,tidak mengenal waktu dan tidak memperdulikan cuaca.walaupun hujan,kerja masih jalan tapi kalau memang cuaca tidak memungkinkan seprti hujan yang sangat deras misalnya,ya tantu saja berteduh,tapi setelah hujan agak reda pasti aku jalan lagi,akhirnya waktu molor tapi surat tetap sampai ke alamat.sebenernya mau nekad ngantar walaupun ujan deras kaya apapun,tapi masalahnya takut kalau surat yang diantar rusak kena air,kalau kita sebagai pangantar pos kena hujan pun enggak apa apa,tapi kalau suratnya rusak kan bisa jadi masalah dan bisa mengecewakan pelanggan,memang itu kelemahan manusia dengan tekhnologi.tapi tentu saja saya berharap PTPOS INDONESIA tetap maju dan tidak akan pernah hancur,mangingat bahwa di indonesia ini masih banyak wilayah yang belum tersentuh teknologi seperti daerah pedesaan atau samacamnya.
    UNTUK ITU SAYA BERSEMANGAT SEKALI UNTUK MEMBUAT PTPOS INDONESIA BISA BERTAHAN DAN BISA LEBIH MAJU!semoga rekan2 semua juga!kalau kita kalah sama teknologinkenapa tidak kita jadikan teman saja taknologi ini!!!!

    Posted by Hanri dhona | Desember 19, 2007, 9:03 am
  8. saya juga sebagai pengantar post,dan saya tidak membela siapapun.memang dengan adanya kemajuan tehnologi post memang tertinggal,tapi saya enjoy aja.banyak atau sedikit surat post sama saja.toh yg makan hasil nya tikus2 kantor.Tolong donk tikus-tikus nya di bersihin.perlu di ketahui karyawan pos 95% gaji nya minus di potong koperasi post,ini gimana,.bukan nya cari uang buat anak istri koq kerja malah punya utang….lucu yaaa….wkwkwkwkwk

    Posted by hidup post indonesia | Mei 1, 2008, 6:08 am
  9. seaharusnya ada tindakan dari pt pos utk mengganti karyawan2 lama yg telah nyata gagal membuat pt pos tetap bertahan ,mereka hanya membuat pt pos jalan ditempat tidak maju bahkan bisa dikatakan mundur jd solusinya ganti menejemen lama dan rekrut tenaga2 kerja baru yg lebih profesional,berpikiran maju,punya strategi bisnis yg lebih jitu,agar pt ps dapat bertahan dan maju,.

    Posted by fajri | Mei 18, 2008, 6:20 am
  10. pecat aja para pimpinan pt pos yg bermental bobrok yang hanya membuat pt pos hancur,percuma usaha2 yg dilakukan utk mempertahankan pt pos karna yg membuat pt pos hancur bukan faktor dr luar tp dr dlm pt pos sendiri,.jd gak usah mencari kambing hitam penyebab pt pos mati suri ,toh faktornya dari pimpinan pt pos kok,,ibaratnya percuma ngobatin org skit klo orgya ndiri gak mau sembuh..spt kata proklamator kt IR SOEKARNO ” PERJUANGANKU SEKARANG SANGATLAH MUDAH KARNA AKU MELAWAN BANGSA ASING/PENJAJAH,PERJUANGAN KALIAN DIMASA DATANG AKAN LEBIH BERAT KARNA KALIAN MELAWAN BANGSA SENDIRI’..jd langkah pertama adlh ganti dl pimpinan pt pos yg nyata2 tlah membuat pt pos hancur,tdk berkembang,.

    Posted by fajri | Mei 18, 2008, 6:33 am
  11. bagaimana ga bobrok pt post,kerja sdh 15 thn golongan 2b, gaji pokok nya aja ga sampai Rp.300.000,tdk ada uang makan(mkn angin juga sdh kenyang),tak ada lembur,bawahan tdk boleh ngobyek,tapi pimpinan nya buka jasa kurir,buat menyaingi post.

    Posted by jajaran gonjang | Mei 20, 2008, 3:56 pm
  12. Semoga komentar fajri, bisa di pertimbangkan lagi.Percuma kalo perusahaan sebesar pt.pos tetap punya sdm yang mutunya tidak bisa di ajak bersaing!Rekrut orang2 baru yang punya totalitas tinggi,integritas yang bagus, daya saing yang kuat, dan yang penting punya moral yang sehat dan mau bersyukur!Jangan pertahankan orang2 yg pernah merugikan pt pos…Sayang sekali kalo citra pt pos tercoreng oleh ulah orang2 sprt itu.

    Posted by Nuluc | Mei 24, 2008, 11:44 pm
  13. Salam Kenal, saya dee mahasiswi ilmu komunikasi semester8. Kebetulan lagi penelitian soal strategi komunikasi pemasaran PT.Pos Indonesia. samapai saat ini saya masih sibuk cari data buat penelitian saya. bagi teman-teman yang punya info dan mo bantu saya tolong hub saya di alfshearts@yahoo.com. terimaksih sebelumnya

    Posted by dee | Mei 25, 2008, 12:29 am
  14. pt post susah untuk maju,soal nya tak ada terobosan2 yg bagus,malah atasan2 pt post yg membuat pt post jln di tempat.misalkan atasan pt pos membuka usaha jasa kurir pribadi,jadi atasan2 pt post membuat terobosan2 yg bagus hanya untuk kepentingan pribadinya.jadi atasan yg membuka jasa kurir dapat gaji 2x, dari pt post dan dari usaha kurir nya,sedangkan pengantar post nya hanya gigit jari,termasuk saya.

    Posted by jajaran_gonjang | Mei 29, 2008, 2:56 pm
  15. mas.. aku ada tugas mata kuliah kebijakan dan strategi pemasaran, mau minta ijin untuk menggunakan artikel mas sebagai bahan tugas, terima kasih

    Posted by arya | Juni 4, 2008, 7:47 am
  16. bisnis utama PT. Pos Indonesia yg sampai saat ini bisa menopang pendapatannya adalah penjualan Materai
    dr hasil penjualan materai dalam 1 tahun lebih dr 100 triliun
    bener ga ya?????

    Posted by arya | Juni 4, 2008, 7:53 am
  17. Saya juga pegawai pt pos …memang kita harus mengakui dimana kelemahan dan kelebihan setiap perubahan …tapi sy yakin dengan memiliki strategi jitu dan berani untuk berinfestasi yg jelas bukan yang terjadi selama ini kita akan mampu….
    berangkat dari ilmu sy yakni Pemasaran…disini kami nilai bahwa banyak sekali perusahaan tidak memperhatikan aspek dari pemasaran itu sendiri.example mind set pelaku bisnis yakni baik pimpinan dan staf utk melihat peran pemasaran..selama ini kita hanya menjual produk…yg notabene didalam konsep pemasaran modern ini sdh tertinggal …..banyak aspek yang saya ingin ungkapkan bahwa peran pemasaran di pt pos tidak jalan karena hanya terpaku menjual produk dan mendapatkan uang dgn cara instan tapi kita tdk pernah memberikan solusi terhadap permasalahan pemasaran dan bagaimana kita mengintertainmen mitra dan petugas pemasaran …sy yakin dilini menengah dan bawah di jajaran pt pos memahami konsep pemasaran di pt pos ….kami berani mengibaratkan pt pos adalah Seorang Wanita Yang Cantik Tapi Yang Lambat Jalannya….artinya apa bahwa masih banyak yang bisa di garap utk menghasilkan uang ….kembali lagi kita selalu dihadapkan selalu perusahaan tdk punya uang …. bagaimana petugas pemasaran untuk menghubungi mitra menggunakan hp pribadi dan menjamu mitra dgn menggunakan kocek sendiri….?kita selalu diupt dipush supaya menghasilkan uang yang banyak utk perusahaan tapi hal2 seperti diatas tdk diperhatikan …..ironis memang disaat gaji pegawai pt pos yang sangat rendah tapi kita secara gak langsung utk beramal/bersedekah kepada perusahaan????banyak sekali ingin sy ulas bagaimana posisi atau peran pemasaran di pt pos…..sy akan mengulasnya kelak apabila kesejahteraan peg pt pos betul2 sdh terpenuhi ……….Pt.Pos Indonesia tidak pernah Salah ..Yang Salah adalah Pemimpin.

    Posted by agam | Juni 5, 2008, 2:03 pm
  18. Dulu aku bangga jadi karyawan post,sekarang aku minder,karna kesejahteraan nya kurang

    Posted by BINGUNG | Juni 11, 2008, 3:25 pm
  19. Selama PT Pos Indonesia memegang Administrasi Dinas Pos Republik Indonesia, jelas impossible buat mrk untuk jadi bangkrut.
    Pemerintah selalu siap buat nombok defisit di bisnisnya.

    Sebagai salah satu BUMN Indonesia, PT Pos Indonesia dengan jaringannya yang menjangkau seluruh pelosok Nusantara, ibarat rantai yang digunakan sebagai penghubungkan mata rantai satu dengan yg lain.
    Bukankah fungsi dasarnya memang demikian? Dinas POS ?
    Jadi TIDAK BISA HANCUR.
    Tentu saja pengelolaan bisnis mrk harus mengikuti perkembangan jaman, kalau tidak mau tertinggal.
    Banyak Dinas Pos negara lain telah memakai teknologi baru spt internet, email, membuat situs2 menarik, telepon seluler, SMS, dll, sebagai sarana pendukung bisnis POS mereka.
    Dan hal2 baru di dunia komunikasi ini bukan membuat POS semakin tenggelam, tetapi semakin dikenal, semakin maju, banyak pelanggan, dengan MEMANFAATKAN kelebihan yang mereka punya, yaitu JARINGAN LUAS di negara ybs.
    KANTOR POS ADA DI MANA-MANA.

    Sekalipun demikian, KENYATAANnya,
    Penggabungan/pemanfaatan perkembangan tersebut tidak segera tampak.
    Mungkin karena sistem kita yang sudah akut keracunan KKN diberbagai bidang dan kalangan.
    Sebab kalau dibilang kita yang terlalu GAPTEK juga engga!
    BANYAK Pegawai POS yang canggih2, pintar2, SANGGUP membuat perkembangan tsb.
    Mengapa harus memakai PIHAK KETIGA, KEEMPAT, dst ???

    Pengembangan jenis bisnis di PT Pos Indonesia tampak beragam,
    salah satu yang menjadi trend sekarang pun disambar juga, yaitu: bisnis warnet.
    Dulu Koperasi Pegawai Pos (PRIMKOPPOS) ada yang usaha Warnet Pos disamping Wartel Pos, dan laris dan perkembangannya luar biasa. Konsumen senang, Pegawai (melalui Koperasi) juga untung.

    Memang ada perkembangan baru lagi :
    WarnetPos yang sudah berjalan tsb “diganti” dengan WARMASIF,
    Proyek warnet pemerintah : Warung Masyarakat Informatif.
    bisa dilihat di http://www.plasapos.com atau di http://www.warmasif.co.id.

    Dengan berbagai tujuan (yang memang bagus dan mulia), untuk UKM, Perpustakaan Digital, dst.
    tetapi pelaksanaannya tidak ada yg beres, alias berbau KKN,
    terutama sekali dengan adanya penge-sub-an / pelimpahan / “kerjasama” dengan pihak ketiga, keempat, dst.

    Yang lebih parah : Mengesampingkan Kepentingan Konsumen / Masyarakat Pengguna Jasa di Kantor Pos itu sendiri.

    Lebih busuk lagi: Mengesampingkan / membuang UKM itu sendiri termasuk juga PRIMKOPPOS
    (yang menurut saya) berarti sama dengan mengesampingkan Pegawai Pos – yang menjalankan/mengelola Kantor Pos = Tuan Rumah-nya Warmasif,
    bisa jadi : Anaknya Tuan Rumah, diusir dari ruang tamu rumahnya sendiri )

    Kalau mengurusi bisnis sendiri (POS) tidak beres,
    terbuktilah :
    – mengapa lebih banyak komplain pengguna jasa pos?
    – mengapa TARIP POS di INDONESIA tidak seragam?
    – dst.
    DAN mengurusi perkembangan bisnis
    (antara lain: Situsnya http://www.posindonesia.co.id yg macet2, Warmasif MULTI PLUS Tutup, dll)
    juga tidak beres,
    Lha terus BANGKRUT tidak bisa,

    Betapa nyamannya sebuah PT POS INDONESIA.

    Tetapi mohon diingat,
    yang menjadi KORBAN bukan PT POS INDONESIA nya,
    tetapi MASYARAKAT UMUM termasuk JUGA Karyawan / Pegawai PT Pos Indonesia.
    Karena IMPOSSIBLE buat BANGKRUT / Dibubarkan.

    Upaya perkembangan mereka SUDAH BAGUS.
    Sayang KKN-nya juga turut SUBUR berkembang.

    Saya betul2 yakin,
    apabila PT Pos Indonesia dikelola oleh pemimpin2 yang TEGAS,
    ADIL, JUJUR, BERANI MEMBELA (KARYAWAN) YANG BENAR,
    yang ANTI KKN (susah dicari ya? tapi BISA !),
    maka PT Pos Indonesia TIDAK MUNGKIN RUGI.
    Tidak Mungkin TIDAK MAJU.

    Saya berharap untuk seluruh karyawan/Pegawai PT Pos Indonesia,
    JANGAN PERNAH MENYERAH ! Semangat Terus Bekerja !
    Anda adalah KEBANGGAAN.
    Anda adalah TULANG PUNGGUNG.
    Seharusnya para BOS Anda memikirkan Anda ketika melihat
    Slogan baru PT Pos Indonesia : Untuk Anda Kami Ada !
    setelah beres di dalam barulah slogan dilempar keluar,
    ke masyarakat umum pengguna jasa POS INDONESIA :
    Untuk Anda Kami Ada !
    Karena kenyataan sekarang ini sepertinya : Untuk Anda Kami Mengada Ada.
    Jangan pernah patah semangat,
    karena PT Pos Indonesia tidak bisa dihancurkan.

    ^.^

    Posted by PT_BredhEL_KKN ^.^ | Juni 24, 2008, 12:21 pm
  20. pos juga bisa lepas dari kehancuran jika PT.pos memikirkan pegawainya yang paling dominan atau paling penting,yaitu deliverynya.sekarang ini banyak para pengantar/bukanlah pegawai pos,melainkan karyawan outsourching yang berjangkah 1 th kontrak dan tahun yang akan kontraknya diperbaharuhi.inilah salah satu juga yang membuat PT.pos hancur.bagaimana mau maju sedangkan karyanwannya saja dikontrak,ada bahkan yang sudah kerja diPT.pos sudah 8 th tadak diangkat menjadi pegawai tetap.

    Posted by suri | Juli 13, 2008, 7:53 am
  21. saya juga pengantar post.mau memberitahu bahwa kkp/atasan se jakarta melakukan korupsi,dan skarang klo tak slh dengar sdh menjadi tersangka.hebat ya..kkp pos kita,di sa,at kita megap megap dia enak melakukan korupsi,mungkin lagi lomba korupsi se jakarta antar atasan ya…koq kita sebagai bawahan nda di beritahu klo ada lomba korupsi antar atasan….mas..mas saya sdh kerja di kantor post selama 15 thn gaji pokok saya cuma Rp 275.000 masih kalah sama karyawan pabrik yg ada di pulogadung,tapi saya cukup koq gaji segitu,tapi koq atasan berlomba2 korupsi ya…apa masih kurang

    Posted by jajaran_gonjang | Juli 21, 2008, 3:22 pm
  22. khabar yg saya dengar bahwa pt post akan di ambil alih oleh swasta.dan pada tahun 2011 karyawan pt post akan di phk sebanyak 10.000 karyawan.

    Posted by jajaran_gonjang | Juli 30, 2008, 3:24 pm
  23. PT. Pos mempunyai kelebihan yang gak dipunyai perusahaan pesaing dalam bisnis ini yaitu coverage areanya sangat luas dan masih didukung oleh pemerintah (karena masih BUMN). oleh sebab itu petinggi PT. Pos hendaknya bisa memaksimalkan keunggulan ini untuk meningkatkan profit dan kesejahteraan karyawannya. Saya sudah melihat apa yang dilakukan PT.Pos sekarang dengan mengadakan aliansi kerjasama dengan banyak perusahaan lain untuk memanfaatkan coverage ini seperti kerjasama dengan PLN, telkom, BAF, adira finance, FIF, dan lain-lain. Semoga dapat dicari terobosan-terobosan baru.

    Posted by zulfitri nasran | Agustus 13, 2008, 7:36 am
  24. Visi bukannya ‘s’ nya cukup satu ya mas…?

    Posted by ndra | Agustus 14, 2008, 3:37 am
  25. carilah pemimpin yang betul-betul amanah untuk perusahaan pt pos indonesia ALLAH MAHA PENGGENGGAM REJEKI.

    Posted by angga_075 | Agustus 27, 2008, 1:09 pm
  26. Gimana bisa maju?KKN masih bertebaran dimana-mana…
    Asal saudara, da bisa masuk!perusahaan PTT kali…(Pegawai Turun Temurun) Kok ga ada standarisasi perekrutan karyawan ya?Selama ini PT.Pos kok ga pernah ngadain lowongan di koran2,internet,ato media masa lainnya, kaya perusahaan2 lain gitu lho!Selama ini lowongan kerja di PT.Pos selalu ga transparan,tau tau ada karyawan baru yang notabenenya masih ada hubungan famili sama “A”,”B”,”C”…..”Z”!!!Seharusnya lebih transparan sehingga karyawan2 yang terrekrut adalah orang2 yang terseleksi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan..

    Posted by RASCAL | Agustus 27, 2008, 1:25 pm
  27. Kepada Teman2 di SPPI dan SPPIR …
    Menyongsong kita akan IPO di thn 2010 supaya mengusulkan kpd manajemen untuk memberikan rasa keadilan dan memilih …
    karena kita sama2 tahu bahwa kondisi perusahaan yg skrg ini dlm “Sakratul Maut” supaya mengambil langkah2 yg kongkrit dan jelas kepada pegawainya…
    Seperti di PT Kereta Api Indonesia (KAI) mereka bisa memilih menjadi Pegawai Perusahaan atau PNS .
    Biarkan Pegawai DI PT Pos akan memilih masa depannya tanpa yg ada dirugikan ….karena kita sdh melihat ketidakadilan kpd pegawaianya…
    karena itu juga termaktub di UUD 45 ……

    Posted by agam | Oktober 19, 2008, 12:08 pm
  28. huehueueue PT POS Indonesia punya keuntungan usaha miliaran rupiah !

    Bangkrut darimana mas!

    Mungkin dikorup kali yaaa…pimpinannya ada kena tangkap KPK heuheuheu

    Maaf lho ini kenyataan, walaupun pahit adanya.

    Posted by Paijo | Oktober 26, 2008, 9:00 pm
  29. gi mana mau maju pt pos.pengantar post nya gajinya UMR masih kalah dengan karyawan pabrik.apalagi mau di samakan dengan BUMN yg lain

    Posted by jajaran_gonjang | Oktober 28, 2008, 7:26 am
  30. Banyak Atasan2 Pt pos membuka jasa titipan.itu sama saja menghancurkan pt pos itu sendiri.anda tahu sendiri gaji pokok pengantar pos gol 2 di bawah 300 ribu.gimana mau semangat untuk mengantar surat.untuk membeli bbm buat mengantar surat saja pengantar harus ngebon di koperasi post(karna uang sdh hbs duluan nda cukup) di tambah untuk makan esok hari.banyak kawan2 kita pengeluhkan soal gaji,tapi apa daya.Sekarang jadi pengantar post pusing,mau berhenti keluarga nanti makan apa,tdk berhenti kelaparan

    Posted by jajaran_gonjang | Oktober 28, 2008, 7:54 am
  31. MAJU KENA MUNDUR KENA artinya maju kelaparan mundur cacingan…hehehehehe

    Posted by jajaran_gonjang | Oktober 28, 2008, 8:04 am
  32. PT Pos , saat ini tengah berupaya untuk Bangkit, namun tampaknya banyak regulasi dari pemerintah yang kurang mendukung pengembangan bisnis yang dilakoni PT Pos, contoh, kiriman uang salah satu bisnis pos, pake wesel tau remitance yang kalau tidak salah 1 detik sudah nyampe, sekarang ada saingan PT Telkomsel, yaitu T-Cash, dimana sebetulnya khan Telkomsel nggak boleh maen di Bisnis Keuangan, mereka lebih di Layanan Jasa Komunikasi. sebetulnya kalau Pemerintah mau melindungi karyawan PT Pos, ya jangan di kasih ijin dong buat Telkomsel.
    Seperti halnya di negara lain.(Australia, New Zealand, Jepang, Malaysia ).Bisnis surat memang secara volume turun, dan hal tersebut tidak bisa dihindari karena kemajuan teknologi, namun regulasi pemerintahnya tetap menjaga establish nya bisnis pos,antara lain seperti bayar pajak hanya di Kantor Pos, Tagihan PAM, tagihan Listrik, Tagihan Credit Card, pengurusan SIM, Denda/Tilang dlsb, hal ini kalau tidak salah sudah di kembangkan oleh PT Pos, namun tampaknya Pos juga musti bersaing dengan Bank, karena ternyata Bank bisa juga melayani hal hal seperti itu seperti bayar listrik, Pam, dlsb…bahkan keunggulan Bank..bisa ngasih pinjaman…seharusnya Bank fokus ngasih pinjaman saja, penyaluran dana saja..seperti halnya di negara negara lain…
    Atau bisa saja Pos yang jadi Bank ..seperti di Belanda dan Jepang…

    salam

    Posted by bsnawi | November 3, 2008, 1:37 am
  33. saya peg posindo yg masa kerja saya 28 tahun.amat sangat memilukan sekaligus memalukan,peg posindo dikotak kotak
    kesejahteraannya,kalau bag pemasaran gaji mereka gak dipikiran,
    mereka dpt uang insentif plus lembur dll,bayangkan bag pemasaran
    mereka bermain main dengan diskon yg seharusnya diberikan kpd
    pelanggan eh..eh..eh.. malah ditilep sendirian,oleh oknum oknum
    pemsar.coba di cek di KP I JKB 11000.bgaimana bag pemsar makmur.yg paling masa kerja mereka paling banter 15th,tapi mreka sdah punya di perumahan prestisius,naik haji dengan onh plus,kalo diukur pake gaji posindo jawabannya satu imposible

    Posted by pegawai pos sejak masih kantor pos fatahillah sampai pos daanmogot | November 5, 2008, 3:21 am
  34. saya peg posindo masa kerja cukup…27thn.mau pt posindo maju
    rekrut orang orang dari luar posindo,habisin peg yg pola fikirnya gak mau maju en mindset peg posindo dengan pola fikir yg jauh kedepan,sudah jadi rahasia umum dapurnya BP KKP POS itu yaaa
    bag sarana en bag pool kend en bag pemasaran.
    rekrut bos bos tiki ,bos elteha ,bos perjastip lainnya’kalau bisa menaikkan omzet perusahaan kasih bonus plus gaji yg setimppal.
    Dengan Rachmat serta ijin dari ALLLAH SWT saya mengucapkan
    hidup posindo bersihkan tikus tikus di bag pemsar en bag poliklinik
    bag sarana

    Posted by pegawai pos sejak masih kantor pos fatahillah sampai pos daanmogot | November 5, 2008, 3:30 am
  35. saya gegi, mahasiswa desain produk ITB,, saya lg ada penelitian tenta re-design pos keliling yang ad di indonesia sekaligus menggunakannya sebagai sarana kampanye. bagaimana perkembangan pos keliling,, trus apa saja kekurangan dan kelebihan yang dimiliki?

    bagi yang pnya informasi bisa di informasikan ke gegi_primanata@yahoo.com

    ditunggu informasinya

    Posted by gegi | November 5, 2008, 5:16 pm
  36. ya kita mestinya harus bersatu supaya kita tidak di tindas, karena ujung tombaqk pos indonesia adalah pengantar, jadi 50% nafas pos adalah pengantar, jadi para tikus2 pos yang duduk di aTAS perlu dibasmi,harusnya ada regenerasi pengurus pos,….

    Posted by pengantar super sabar | November 9, 2008, 7:02 am
  37. sangat menarik sekali pembicaraan ini & semakin hangat, lumayan sambil kerja, bisa ngopi ikut partisipasi atau berfikir untuk PT. POS INDONESIA-KU

    Semestinya PT.POS INDONESIA sudah menjadi coloader bagi perusahaan jasa titipan yang ada di Indonesia diluar pelanggan perorangan dan Perusahaan ; dimana jaringan(Network) yang luas dapat dimanfaatkan maksimal dan harga yang kompetitif. Bukan satu halangan PT. POS menjalin kerjasama dengan perusahaan jasa titipan swasta. Tinggal mutu pelayanan perlu ditingkatkan. Kita tunggu tindakan nyatanya agar POS Indonesia lebih hidup. Go Success.

    Posted by alam | November 14, 2008, 10:00 am
  38. Ayo kami dukung…bersaing sehat dan bersanding dengan perjastip yang ada, khususnya dengan anggota ASPERINDO.

    Penulis, Baru 12 Tahun di Perjastip, Rekanan Para Pratikan Poltekpos Bandung.

    Posted by alam | November 14, 2008, 10:06 am
  39. Lha kalo paket? Masa bisa di kirim pake media digital?

    Ya harus pergi ke kantor pos lah..

    Tp kadang2 paket kita lama nyampek nya, adapun paket yg hilang entah kemana gak tau rimbanya, menurut saya pt.Pos harus tingkatkan kualitas nya

    Posted by Adam | Desember 1, 2008, 6:33 am
  40. klo menurut saya itu memang sudah sepantasnya memburuk karena zaman sudah modern, sudah ga zaman lagi tau….

    Posted by ichmar | Desember 20, 2008, 9:49 am
  41. Saya berharap Bisnis PT Pos Indonesia (Persero) bisa didukung penuh oleh Pemerintah, seperti halnya Pos di negara-negara Maju. Karena Pos merupakan Layanan yang menguasai hajat hidup orang banyak.

    Posted by rjr | Januari 4, 2009, 2:07 pm
  42. ayo dong bersatu.kita kompak.kita gaplok aja yg korupsi..

    Posted by jajaran gonjang | Januari 7, 2009, 2:50 pm
  43. saya adalah tenaga kontrak dapensi yg dipekerjakan di kantor dc POG 17400 sebagai pengantar.saya tidak setuju PT. POS INDONESIA di bilang diambang kehancuran….kenapa karena biar bagaimana pun juga jasa pengiriman surat,barang,uang dllnya masih diperlukan.dan kita sebagai karyawan pos indonesia harus cukup bangga karena PT.POS INDONESIA adalah suatu legenda dalam jasa pengiriman dan sangat sulit untuk dikalahkan oleh kompetitor lain nya…saya punya cerita pada waktu saya melakukan tugas antaran ada publik yang menegur saya dengan ucapan seperti ini”EH SAYA KIRA PT POS UDAH BANGKRUT”..marah memang mendengarnya tapi itu saya anggap cobaan dalam bertugas,saya berhenti sebentar untuk meluruskan permasalah yang dipikiran orng tersebut.saya jelaskan PT POS INDONESIA MASIH TETAP EKSIS DAN MAMPU BERSAING DENGAN KOMPETITOR LAIN,KARENA KENAPA PT,POS INDONESIA MEMPUNYAI PARADIGMA BARU DAN SISTEM YANG MUDAH DIAKSES.buat teman-teman yang bergabung di PT POS INDONESIA MARILAH KITA BEKERJA KERAS UNTUK PERUSAHAAN KITA UNTUK BISA TETAP BERSAING DALAM BISNIS JASA PENGIRIMAN.

    Posted by RONIE | Februari 9, 2009, 5:46 pm
  44. banyak memang koment & pemikiran public trhadap posindo dewasa ini, tetapi ingat lah koment & pemikiran itu merupakan harapan public terhadap posindo untuk tetap exist dan lebih melabarkan sayapnya…
    merpati selalu melihat situasi dengan mata yang lembut dan mengibaskan sayapnya tiada terduga, dengan cengkraman yang kuat tak terasa kasar selalu menggenggam dengan erat kepercayaan public…
    posindo merupakan BUMN yang paling dekat dengan public dan memiliki
    kehangatan tersendiri dihati public…

    Posted by alank | Maret 5, 2009, 10:23 am
  45. o ya… buat teman2 insan posindo baik karyawan tetap ataupun OS ( kaya kita ),ingatlah… berapapun banyaknya kompetitor yang hadir, tetapi yang lebih mengenal medan tempur tetap posindo…tentunya dengan kebersamaan dan kekompakan yang terjalin dengan baik..

    salam hangat selalu dari payakumbuh sumatera barat

    Posted by alank | Maret 5, 2009, 10:32 am
  46. saya sedih juga mas…sudah setengah mati saya dan teman2 di pt pos berjuang untuk kemajuan perusahaan dengan tekad penuh namun sayang dukungan yang kami peroleh kurang penuh bagaimana kami mau berjuang kalau diibaratkan kami2 ini tentara yang disuruh perang dikasih senjata tapi gak ada pelurunya = bunuh diri…😦 loyaltas dan semangat juang kami kurang dihargaii

    Posted by gde | Maret 9, 2009, 1:34 am
  47. Hebat juga ya banyak pegawai pos yang ikut ngisi komentar, itu tandanya pegawai pos melek internet…ya iyalah internet kita kan gratis buat pegawai

    PT Pos selalu jaya, buktinya pemimpin kita aja masuk bui, hebatkan…..berarti masih ada duit bro, bisnis kita paling banyak.dari mulai logistik KPU,sampai ke pembayaran BLT.Perusahaan lain Ada yang sanggup ngga?

    Sekarang yg penting mari kita kerja dan kepada rekan-rekan sppi dan sppi-r beranilah kalian.

    Hidup PT Pos…jaringan online kita sekarang terbesar dan tersebar bro, cuma PT Pos yang BARU meng-online-kan seluruh kantor cabangnya sampai ke pelosok negeri.

    Untuk rekan-rekan Asperindo, jangan khawatir bro, Rezeki itu Allah yang nentuin oke.

    Posted by goen_asgar | April 14, 2009, 11:38 am
  48. gimana mau maju SDMnya aja ketinggalan….

    Posted by someone | November 21, 2009, 2:31 am
  49. PT.Pos Indonesia seharusnya bisa berlaku jujur baik dengan pelanggan maupun dengan para karyawannya,kenapa,kearana kehancuran itu berawal dari ketidak jujuran,menejemen pos tidak transparan mengenai pendapatan,menejemen selalu mencari celah bagaimana agar karyawannya bisa dipekerjakan dengan biaya yang murah tanpa memperdulikan kesehatannya,menejemen sangat paham bahwa karyawanlah yang butuh PT.Posindo,bukan sebaliknya ……inilah yang dimanfaatkan oleh menejemen, karyawan diperah tenaganya dengan imbalan yang rendah,kemudian karyawannya dipaksa untuk cari duit sebanyak banyaknya,dengan membohongi pelanggan sekalipun,contoh, pengiriman surat biasa ke LN tarif dasarnya Rp.4000,- dipungut Rp.20.000,-,pengiriman paket biasa dipungut dengan tarif Kilat,katanya dua hari nyampai ternyata seminggu baru nyampai,kemudian jika anak buah melakukan kesalahan pimpinan tidak punya kebijaksanaan,inginnya langsung ditindak tegas kalau perlu dipecat,itung itung untuk mengurangi pegawai.
    Perlu diingat Kalau PT Pos Indonesia masih mewarisi menejemen peninggalan kolonial Belanda , sudah pasti sebentar lagi akan gulung tikar……………………
    kemudian untuk seluruh pegawai PT Pos Indonesia jalinlah silaturohmi, baik untuk yang masih aktif maupun yang sudah purnatugas,jauhkan dari indifidualisme,bekerjalah yang jujur dan tingkatkanlah iman dan taqwa agar selamat dunia dan akhirat amin……………….

    Posted by afiden | Desember 9, 2009, 4:48 am
  50. pada dasarnya memang pos perusaan besar dan tak mungkin bisa disaingi oleh perusahaan swasta lainya cuman sayang pimpinan pimpinan pos terlalu asik mencari keuntungan pribadi sehingga kesejahtraan karyawannya terabaikan.seandainya pimpinan /manajeman punya integritas .jujur dan mau peduli dgn karyawanya insyaalloh pos akan menjadi perusahaan besar .bahkan saya berharap pos menjadi perusahaan yg go publik

    Posted by syaepuddin | April 15, 2012, 12:53 pm
  51. ada yang tau cara mengirimkan proposal berupa ide untuk pos indonesia?

    Posted by dewi7790 | Juni 19, 2012, 3:09 am
  52. What precisely really moved u to write Solar
    Screens For Windows “Hancurnya Bisnis PT. Pos Indonesia | Sharing Vission To Be A Better
    Person”? I actuallycertainly loved it! Thanks for your effort -Pete

    Posted by Woodrow | Maret 19, 2013, 8:18 pm
  53. bang saya ingin meneliti di pt.pos indonesia tbk, tp saya butuh masukan apa yg harus di teliti untuk judul skripsi saya ?

    Posted by iip | Februari 6, 2014, 7:29 pm
  54. terima kasih atas keprcayaan dapensi kepada saya yg baru saja bergabung dgn dapensi, selanjutnya besar harpan saya untuk tetap di dukung penuh dalam melaksanakan tugas di area yg baru .dhie

    Posted by dody meidiawan | Maret 15, 2014, 1:52 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: