//
you're reading...
Marketing Review, News Comment

Marketing Strategi Blue Bird Salah Langkah ?

merci.jpg

Sore ini saya membaca di detik.com jika Blue Bird bekerja sama dengan Daimler Chrysler untuk menggantikan unit mobil taksi mereka Nissan Cedric dengan Mercedez-Benz sebanyak 300 unit untuk tahap awalnya. Walah saya cukup terheran-heran dengan langkah strategi marketing yang dilakukan oleh pihak Daimler untuk bekerjasama dengan pihak BlueBird dalam pengadaan unit taksi mereka. Dimana seperti yang kita ketahui jika Mercedez-Benz merupakan sebuah brand mobil yang sangat exclusive, yang mengedepankan prestice, dan melambangkan elite di komunitas mereka. Hal seperti ini pernah juga dilakukan oleh pihak BlueBird untuk menggandeng Toyota Vios dalam pengadaan unit mobil taksi mereka, memang secara penjualan cukup significan, tetapi secara branding product saya anggap malah akan merugikan. Tapi tidak masalah buat Toyota yang merupakan sebuah mobil untuk kalangan umum di kelas menengah, tetapi saya rasa akan menjadi masalah pada Mercedez-Benz, dimana pembeli Mercedez-Benz merupakan pasar kelas atas, yang mana sangat mengutamakan gengsi dan exclusivitas.

Yang saya takutkan adalah menghilangnya exclusivitas para pengguna Mercedez-Benz. Dan dapat mengakibatkan adanya persepsi masyarakat bahwa Mercedez bukan lah mobil yang bergengsi tinggi, tentunya dengan harga yang cukup tinggi dipasaran. Harga pasaran mobil Mercedez di yakini akan jatuh, penjualan retail di masyarakat akan turun, citra Mercedez-Benz akan tercoreng.

Memang dibeberapa negara lain Mercedez-Benz sudah lama digandeng oleh pihak perusahaan taksi untuk menjadi salah satu unit mobil taksi mereka. Tetapi lain negara lain cerita, jika Mercedez-Benz berusahaa untuk meningkatkan penjualannya dengan menjadikannya menjadi taksi, saya rasa itu hal yang salah. Lebih baik jika Mercedez-Benz memberikan opsi produk yang lebih murah, sehingga dapat terjangkau dikalangan menengah, daripada mereka harus mengorbankan brand mereka sendiri.

About chandil

Just an ordinary person who want to conquer the world

Diskusi

2 thoughts on “Marketing Strategi Blue Bird Salah Langkah ?

  1. Menurut saya langkah tersebut sudah dipikirkan oleh kedua belah pihak baik MB dan BB sebelum terjadinya persetujuan. Saya kira langkah MB tidak akan mempengaruhi segmentasi mereka selama ini yang justru menurut saya justru sebaliknya akan memperkuat branding productnya karena selama ini yang dapat menimati MB (sedan) adalah kelas menengah keatas. siapa tahu dengan langkah sepeti ini para calon pembeli MB in the future sudah dapat test “duduk”(kalo tidak bisa test drive) di cabin MB milik BB sedari sekarang. hehehe…
    Sedangkan untuk BB ini merupakan salah satu langkah yang sangat brilian untuk memperkuat brand imagenya, karena dengan menggandeng high-quality product seperti MB berarti mereka juga kembali menancapkan image kepada pengguna akan kualitas pelayanannya yang selama ini sangat bagus.

    Posted by Marijo | September 19, 2007, 3:13 pm
  2. Taxi pakai armada Mercedez sudah banyak di negara lain, dan ternyata tidak ada perubahan persepsi publik kpd. mercedez

    Posted by gopinagoham | Juni 25, 2008, 6:33 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: